Penjelasan mengenai produk asuransi kesehatan Hospital Cash Plan (HCP), manfaat, keterbatasan, kekurangan dan mengapa HCP bukanlah produk asuransi dasar yang memadai untuk perlindungan kesehatan jangka panjang.

Produk Asuransi Kesehatan Santunan Tunai (Hospital Cash Plan – HCP)

Hospital cash plan adalah produk asuransi kesehatan (bukan asuransi jiwa) yang banyak dipasarkan secara agresif dengan menonjolkan manfaat utama santunan tunai. Besar dan batas maksimum santunan telah ditentukan berdasarkan jumlah hari perawatan rumah sakit. Sebagian perusahaan juga menjanjikan pengembalian premi kurang lebih 70%-100% dalam jangka panjang yang telah ditentukan (biasanya 10 tahun). Umumnya tidak disertai oleh santunan asuransi jiwa.

Dalam pandangan LiGHT, Hospital Cash Plan (HCP) hanyalah manfaat dan perlindungan tambahan, bukan manfaat dan perlindungan dasar. Pengeluaran yang terasa murah dan pasti balik modal, pada kenyataannya tidak menjadi murah dan menguntungkan dalam perspektif jangka panjang.

Bila Anda benar-benar memahami konsep dan contoh kasus yang telah kami jelaskan dalam “Pemahaman Asuransi Jiwa dan Kesehatan yang Benar”, dengan perbedaan premi yang relatif sedikit, Anda bisa mendapatkan perlindungan santunan jiwa (UP) dan manfaat yang lebih komprehensif dan berguna pada saat dibutuhkan. Jumlah biaya yang diganti dengan produk asuransi HCP akan tergantung dari berapa hari Anda dirawat inap di rumah sakit dikalikan dengan besaran santunan tunai yang telah ditentukan sesuai dengan paket yang Anda pilih. Bila sampai terjadi pembedahan dengan aneka biaya rumah sakit, hampir bisa dipastikan santunan yang Anda akan dapatkan jauh lebih kecil daripada biaya yang Anda harus keluarkan. Jadi produk HCP hanya bermanfaat untuk penyakit ringan yang tidak membutuhkan perawatan, obat-obatan, tindakan medis dan pembedahan yang membutuhkan biaya tinggi. Bila tertanggung mengalami penyakit berat atau kritis, santunan tunai yang diberikan produk asuransi HCP akan kurang bermanfaat untuk meringankan total biaya yang tertanggung harus keluarkan.

Contoh:

Penulis pernah ditawarkan produk HCP dengan manfaat rawat inap Rp 1 Jt per hari dan ICU Rp 2 Jt per hari dengan limit hingga Rp 1M, dalam masa waktu 10 tahun, premi akan dikembalikan 100%.

Pertanyaan: Apakah produk ini bagus dan murah?

(1). Walaupun dengan jaminan pengembalian 100% setelah 10 tahun, produk ini sangatlah mahal, karena dengan premi 1Jt per bulan tertanggung dengan usia yang sama (36 – 40 tahun), calon nasabah bisa mempertimbangkan untuk mendapatkan salah satu dari produk berikut :

Product H&S + : Asuransi Penggantian Biaya Kesehatan Sesuai Tagihan sekitar Rp 2M (untuk Indonesia) hingga usia 80 tahun dengan tambahan Santunan Pengganti 1 Jt per hari rawat inap maksimum 20 hari per tahun dan jaminan single bed (private room) dengan kamar mandi dalam kamar.

Product CI : UP dan 100 Penyakit Kritis sekitar Rp 1M hingga usia 100 tahun.

(2). Pengembalian 100% setelah 10 tahun sebenarnya merugikan karena nilai devaluasi uang selama 10 tahun.

(3). Produk ini jelas tidak terlalu relevan untuk standar biaya rumah sakit dewasa ini, karena Rp 1Jt untuk penggunaan rawat inap hanya cukup untuk membayar kamar kelas 1 atau private room dan hampir pasti tergantung penyakit tertanggung akan membayar lebih karena nilai yang ditanggung asuransi sangatlah minimum.

(4). Batas manfaat Rp 1M selama 10 tahun sangatlah tidak realistis karena tertanggung harus sakit 1000 hari untuk rawat inap biasa atau 500 hari ICU dengan kombinasinya selama 10 tahun.

Kesimpulan

Produk asuransi HCP murni bukanlah produk asuransi yang murah walaupun terkesan premi rendah bahkan dengan jaminan pengembalian 100%. Dengan menambah sedikit anggaran, jauh lebih baik Asuransi Penggantian Biaya Kesehatan Sesuai Tagihan atau Penyakit Kritis, karena lebih relevan dan bermanfaat untuk perlindungan kesehatan jangka panjang. Bagi yang mengambil produk unit link, hasil investasi layak dipandang sebagai diskon atau bonus tambahan.

Hindari produk HCP sebagai asuransi dasar dan pertimbangkan untuk mengambil produk Asuransi Kesehatan Sesuai Tagihan dan/atau Santunan Penyakit Kritis. HCP selayaknya digunakan hanya sebagai manfaat tambahan bila diperlukan. Sebagai catatan, LiGHT bisa membantu Anda untuk mendapatkan produk Asuransi Kesehatan Sesuai Tagihan yang telah mencakup HCP sebagai manfaat tambahan tanpa penambahan biaya asuransi.

Bagi industri asuransi di Indonesia, klaim HCP telah menjadi perhatian khusus karena rawan akan penipuan (fraud). Penjelasan dan pembahasan LiGHT mengenai hal ini tersedia dalam artikel berikut: “Analisa LiGHT Tentang Kasus Klaim HCP Allianz”.

Bila Anda membutuhkan untuk bantuan untuk mereview polis asuransi Anda, silahkan dan segera hubungi LiGHT.

Penulis: RC, September 2017